Puisi - Telur Berkokok
TELUR BERKOKOK Kita perhatikan kini Zaman kehilangan kendali Telur-telur semakin bising Berkokok tanpa pusing Pa…
TELUR BERKOKOK Kita perhatikan kini Zaman kehilangan kendali Telur-telur semakin bising Berkokok tanpa pusing Pa…
TENGGELAM - Akhirnya kutenggelam segera! bukan di danau tempat terakhir kita bersua, di sungai bela…
ATAS NAMA DOA - Masih di atas doa kaurayu kata demi pinta makhluk dicinta merayu kata untu…
وقل رب زدني علما (طه : ١١٤) Semesta masih bernyawa Sinar pun masih belum sirna Selagi tersisa masa Man…
𝗣𝗔𝗪𝗔𝗡𝗚 𝗥𝗜𝗡𝗗𝗨 ~ ℳ𝒶𝓈 𝒜𝓏ℯ𝓇 Sebegitu resah malam ini Bulan suram sinarnya lebam Dan udar…
ARIT & RUMPUT ___ Pisah Pelukan rumput di tanah basah Salahkah arit yang diasah? Mencerabuti akar-akar palin…
PUISI-PUISIKU KAMU Puisi-puisiku kamu menjelma prasasti sejarah yang diam : masa depan membatu Puisi-puisiku kam…
MOHON DENGAN SANGAT Allah... Aku tidak meragukan kekuasaanMu. Ombak di lautanMu yang tenang ini bisa seketika Ka…
Terkadang aku berpikir; Apa yang hebat dari puisi Tumpukan rasa membual kata Menghabiskan malam b…