Puisi - Telur Berkokok



TELUR BERKOKOK

Kita perhatikan kini
Zaman kehilangan kendali
Telur-telur semakin bising
Berkokok tanpa pusing
Para telur yang menolak dierami
Hilang peduli untuk diayomi

Sekawanan telur yang tak menetas
Merasa kokoknya paling pantas
Membusung melampaui ego
Merasa diri melebihi 'Jago'


Azer, 5 April 2024

Blog ini tidak memasang iklan. Jika Tuan dan Nona berkenan, bisa dukung blog ini dengan menraktir kopi. Terima kasih. ^_^


Baca Selanjutnya Baca Sebelumnya
Komentar Netizen
Tulis Komentarmu
comment url

Kolom jeda ini untukmu menuliskan apa saja yang tertahan di hati dan pikiran, dan ingin ingin kamu lepaskan. Tumpahan rasa yang tertahan akan terbang lalu hilang.

Teks tidak akan tersimpan. Otomatis hilang saat tekan tombol lepaskan. 0/1200

Kalau terasa terlalu berat, ceritakan juga pada orang yang kamu percaya.