Puisi - Semesta Masih Bernyawa
SEMESTA MASIH BERNYAWA وقل رب زدني علما (طه : ١١٤) Semesta masih bernyawa Sinar pun masih belum sirna S…
Ruang bagi kata-kata yang tak seberapa
SEMESTA MASIH BERNYAWA وقل رب زدني علما (طه : ١١٤) Semesta masih bernyawa Sinar pun masih belum sirna S…
ARIT & RUMPUT ___ Pisah Pelukan rumput di tanah basah Salahkah arit yang diasah? Mencerabuti akar-akar palin…
PUISI-PUISIKU KAMU Puisi-puisiku kamu menjelma prasasti sejarah yang diam : masa depan membatu Puisi-puisiku kam…
Diperbudak Puisi Terkadang aku berpikir; Apa yang hebat dari puisi Tumpukan…
Aku tahu ... Tintamu sudah kau torehkan di atas lembaran kisah yang kasihnya bukan pada kertasku. Tintamu sudah…
Sang Pembual by: Mas Azer jelasnya, aku bukanlah siapa-siapa; aku mengaku pecin…
AKU MASIH KAU _____ Kau, yang sudah terdiam dari riuh renyah duniaku Kau, tak lagi bermanis suara pada te…
JANGAN PERGI Jangan pergi! aku menjadi tanpa aku di tiadamu akulah 'kan sirna jiwa dan rasa…
T I T A H R I N D U by: Mas Azer malamku selalu begitu melulu kamu memenuhi waktu parasmu yang sebegitu kucandu dan bayangm…