Niscaya
~ N I S C A Y A ~
_____________
“Mungkin aku akan hilang, tapi senja akan selalu ada untukmu, Tuan.”
~ Nona
Lalu di akhir pesanmu, Nona, kau menghadiahi aku sebuah harapan akan senja.
“... tapi senja akan selalu ada untukmu, Tuan.”
Senja; satu waktu dengan suasana yang ramah, langit jingganya yang indah mempesona seperti rona kemerahan di pipimu itu, Nona.
Senja: satu nuansa yang menyimpan jutaan kemanisan romansa bagi puisi-puisi yang kuciptakan untukmu.
Senja: satu nama yang aku sematkan padamu. Seorang Nona rupawan yang menjelma paras menawan melebihi indah senja.Meski kemampuanku masih sebatas menyebutmu; Gadis Senja.
Nona, selama senja masih menyapa, selama itu juga kau selalu ada.Demi engkau, Gadis Senjaku ... hatiku akan selalu senja sampai nanti. Selama kata 'mungkin' yang kau jadikan gerangan berkenan meniscayakan senjaku dan senjamu dalam langit yang satu.
20121
Blog ini tidak memasang iklan. Jika Tuan dan Nona berkenan, bisa dukung blog ini dengan menraktir kopi. Terima kasih. ^_^

