Puisi - Menunggu Gembira




MENUNGGU GEMBIRA


Kabari aku, jika sudah ada rindu di dadamu.

Tak ada lelah, biar payah menghajar, walau sekeping hatimu dihinggapi pongah.

Tetap akan aku kejar, sebab mencintaimu tak serupa baitbait kecandan, yang mengundang ramai kelakar.

Serius, aku amat menunggu, perihal berdua dalam ruang temu. Saling bicara perihal apa saja, tak harus menyoal cinta.


Kabari aku, jika telah bosan menyendiri, menelan sepisepi.

Usah memberiku kabar, jika tak ada cinta untuk aku nafkahi.

Dan jangan memberiku kabar duka, atas dia yang engkau cinta. 😋


iR. TMG

Blog ini tidak memasang iklan. Jika Tuan dan Nona berkenan, bisa dukung blog ini dengan menraktir kopi. Terima kasih. ^_^


Baca Selanjutnya Baca Sebelumnya
Komentar Netizen
Tulis Komentarmu
comment url

Kolom jeda ini untukmu menuliskan apa saja yang tertahan di hati dan pikiran, dan ingin ingin kamu lepaskan. Tumpahan rasa yang tertahan akan terbang lalu hilang.

Teks tidak akan tersimpan. Otomatis hilang saat tekan tombol lepaskan. 0/1200

Kalau terasa terlalu berat, ceritakan juga pada orang yang kamu percaya.