Puisi - Simpuh Hamba


Simpuh Hamba


Ketika dalam saat hamba tersesat
Saat dalam ketika hamba durhaka
Sewaktu malam hamba tenggelam
Sewaktu gelap hamba terlelap

Sungguh!
Hamba begitu jauh jatuh dengan hati  runtuh
Jiwa yang lama terlempar dan terkapar
Kini kerontang, haus dan lapar

Cahaya
Tak ada nyala berpendar
Ah, cahaya hamba habis memudar

Maka, 
Demi segala yang Engkau demi-kan dalam sabda
Hamba demi-kan pula dalam doa

 Duhai Allah yang jiwaku dalam genggamanMu
Datangkanlah hamba hidayah
Kembalikanlah hamba ke jalanMu nan indah
.
Di sini bersimpuh hamba,
Bersama jiwa-jiwa gulita yang merindukan cahaya 
.

Azer, 15.12.16


Blog ini tidak memasang iklan. Jika Tuan dan Nona berkenan, bisa dukung blog ini dengan menraktir kopi. Terima kasih. ^_^


Baca Selanjutnya Baca Sebelumnya
Komentar Netizen
Tulis Komentarmu
comment url

Kolom jeda ini untukmu menuliskan apa saja yang tertahan di hati dan pikiran, dan ingin ingin kamu lepaskan. Tumpahan rasa yang tertahan akan terbang lalu hilang.

Teks tidak akan tersimpan. Otomatis hilang saat tekan tombol lepaskan. 0/1200

Kalau terasa terlalu berat, ceritakan juga pada orang yang kamu percaya.